STSI Bandung Gandeng La Sapienza, Roma Promosikan Kebudayaan Sunda di Italia
By dina • Dec 7th, 2009 • Category: Bali, Bintaro, Cempaka Mas, Dharmawangsa, hang lekir, kelapa gading, medan, newsDelegasi STSI Bandung yang dipimpin musisi kondang, Dwiki Dharmawan pada hari Kamis (3/12) menandatangani “Agreed Minutes” tentang kerjasama bidang pendidikan dan seni budaya dengan Universitas La Sapienza, Roma, yang diwakili oleh Dekan Fakultas Sastra dan Filsafat, Prof. Dr. Franco Piperno. Dalam dokumen tersebut kedua pihak sepakat untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 2010, yang akan mencakup pertukaran mahasiswa, pengajar serta promosi seni dan pagelaran budaya secara timbal balik.
Pihak La Sapienza juga menyanggupi untuk membantu penyelenggaraan Festival Indonesia di Roma dan beberapa kota Italia lainnya, yang akan menampilkan kesenian tradisional dan musik kontemporer, disamping workshop dan eksibisi kesenian dan kebudayaan Sunda pada bulan Mei 2010. Direncanakan pagelaran tersebut akan diikuti sekitar 25 seniman Sunda terkemuka.
Selama kunjungan di Roma, Dwiki Dharmawan selaku dosen luar biasa dan enam tenaga pengajar STSI Bandung anggota delegasinya juga bertemu secara terpisah dengan dua pakar seni dan musik Indonesia, yaitu Prof. Dr. Giovani Giuriati, Universitas La Sapienza dan Prof. Dr. Vitto di Bernardi, Universitas Siena, Tuscany. Prof. Giuriati, yang juga Direktur Intercultural Institute for Comparative Music Studies (IICMS) di Venezia, menyatakan kesediaan IICMS dan Kantor Kebudayaan Venezia untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan Festival Indonesia di Venezia, sebuah kota terapung yang sangat terkenal dengan bangunan-bangunan abad pertengahan yang megah. Sementara itu, Prof. Bernardi menawarkan untuk memfasilitasi misi kebudayaan STSI Bandung untuk tampil di teater abad ke-13 yang sangat bergengsi di Siena, Tuscany.
“Tempat-tempat pertunjukan yang bergengsi dan selera tinggi orang-orang Italia dalam bidang musik dan seni merupakan tantangan tersendiri bagi STSI Bandung”, kata Dwiki Dharmawan. Karena itu, persiapan untuk pertunjukan di Italia harus matang dan agar dapat tampil maksimal. Guna memberikan kesan sebagai musik yang inovatif dan dinamis, akan ditampilkan pula musik-musik Sunda yang dikombinasikan dengan irama jazz melalui kolaborasi dengan musisi Italia pada festival tahun depan, demikian menurut musisi jazz pimpinan Krakatau Band itu.
Di samping itu delegasi STSI juga berkesempatan memberikan workshop bagi para anggota Gong Wisnu Wara, kelompok gamelan di bawah asuhan KBRI Vatikan. Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa La Sapienza dan masyarakat Italia peminat gamelan ini, tampak antusias mengikuti demonstrasi dan pelatihan singkat alat-alat musik Sunda, seperti rebab, kecapi, rampak kendang, dan tari topeng yang dibawakan para maestro dari STSI Bandung.
La Sapienza adalah salah satu perguruan tinggi tertua dan terbesar di Eropa yang berdiri sejak tahun 1303. Universitas ini memiliki 21 Fakultas dan sekitar 140 ribu mahasiswa, termasuk Fakultas Sastra dan Filsafat yang menawarkan pengajaran bidang musik etnik (ethnomusicology) dari berbagai negara, termasuk musik etnik nusantara.
Kunjungan dan kerjasama STSI Bandung ke Italia didukung oleh Ditjen Dikti Depdiknas dan KBRI Roma, dalam rangka memperkenalkan serta memperkuat kerjasama kebudayaan Indonesia-Italia dan merupakan bagian dari diplomasi kebudayaan Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan hubungan bilateral dan saling pengertian masyarakat kedua negara. (Sumber: KBRI Roma)
dina is
Email this author | All posts by dina


