Dwiki Dharmawan pimpin delegasi STSI Bandung ke Roma
By admin • Dec 4th, 2009 • Category: Sajian UtamaSelain tetap sibuk sebagai musisi yang terus mempromosikan Indonesia di mancanegara, tahun 2009 ini Dwiki Dharmawan diangkat jadi Dosen luar Biasa pada STSI Bandung (Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung) dan mengajar Manajemen Seni Pertunjukan, Komposisi dan Kreatifitas.
Tanggal 30 November sampai dengan 6 Desember 2009, Dwiki memimpin delegasi STSI Bandung beranggotakan tujuh orang untuk muhibah ke Roma, Italia sebagai penjajakan untuk menjalin kerjasama dengan Universitas La Sapienza Roma, Universitas Sienna dan dengan beberapa Gedung Seni Pertunjukan di Roma, Venesia, Tuscany, selain mengadakan workshop seni pertunjukan Sunda di Vatikan.
Penjajakan ini sebagai persiapan untuk membawa Misi Budaya Seni Pertunjukan Sunda beranggotakan sekitar 25 orang seniman Sunda ke Italia yang direncanakan berlangsung bulan Mei tahun 2010. Misi Budaya yang akan disponsori oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Departemen Pendidikan Nasional (DepDikNas) serta dukungan KBRI Roma tersebut, tidak hanya sekedar akan menampilkan konser seni pertunjukan saja (musik/tari/dalang/teater) akan tetapi nantinya diharapkan akan melakukan M o U dengan Fakultas Humaniora dan Filsafat Universitas La Sapienza dalam bidang Pertukaran Mahasiswa, Pertukaran Dosen serta Riset Bersama. Untuk pertunjukannya sendiri tidak hanya akan menampilkan Seni tradisi Klasik, tetapi juga kontemporer.
Sebagai catatan , pada bulan Juni tahun 2009 yang lalu STSI Bandung melakukan Pagelaran di Beijing dan sekaligus telah melakukan MoU dengan sebuah institusi seni terbesar dan tertua di China yaitu BEIJING CENTRAL CONSERVATORY of MUSIC.(CCOM).
Setibanya di Roma di pagi hari 1 Desember, siang harinya langsung melakukan pertemuan dengan Profesor Giovanni Giuratti, seorang Profesor Etnomusikologi dari Universitas La Sapienza-Roma, dengan difasilitasi Dubes RI di Roma Bapak Mohammad Oemar, bertempat di KBRI, Roma di kawasan via Campania di kota Roma.
Prof Giovanni, menyambut gembira kedatangan kami ke Italia dan bersedia menjadi salah seorang fasilitator untuk menghubungkan STSI Bandung dengan Universitas La Sapienza, universitas Sienna dan dengan Gedung-gedung Theater/Seni Pertunjukan di Italia, agar muhibah yang nantinya akan diselenggarakan tahun 2010 berlangsung sukses dan efektif, karena selama ini masyarakat di Italia masih sangat kurang mengenal indonesia, dan baru sedikit mengenal Gamelan Jawa dan Gamelan Bali.
Atas saran Dubes Mohammad Oemar telah diadakan penanda tanganan Minutes of Meeting antara La Sapienza University dan STSI Bandung yang diwakili oleh Prof Dr Franco Piperno Dekan Fakultas Humanioran dan Filsafat La Sapienza University dan Dwiki Dharmawan mewakili STSI Bandung didampingi Mushrifun Lajawa Kepala Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Roma pada tanggal 3 Desember 2009. Dwiki Dharmawan pada pertemuan itu, menyatakanmenyampaikan rasa hormat , mengigat LA SAPIENZA merupakan Universitas Terbesar dan tertua di Roma (Didirikan tahun 1303):dan mengharapkan ini bijsa menjadi jembata untuk meningkatkan persahabatan dan promosi diantara kedua negara. Selain itu Dsecara terpisah elegasi STSI Bandung juga melakukan pertemuan dengan Prof Vito di Bernardi dari Universitas Sienna untuk merencanakan pagelaran dan workshop di Venesia dan Tuscany.
Delegasi STSI Bandung terdiri dari Dwiki Dharmawan, Toto Amsar Suanda, Ade Rudiana, Ari Winarno, Joko Kurnain,Tarjo Sudarsono dan Asep Wawan Ridwan.
CATATAN SEJARAH UNIVERSITAS LA SAPIENZA di ROMA
UNIVERSITAS LA SAPIENZA di ROMA, merupakan Universitas tertua dan terbesar di Roma didirikan 20 April tahun 1303 oleh Paus Boniface VIII.
Tahun 1431 Paus Eugene IV mengadakan reorganisasi dan perluasan dengan mendirikan fakultas Hukum, Kedokteran, Philosopi dan Theologi. Tahun 1534 Paus Paul III membuka kembali dan merestorasi Universitas ini setelah terjadi kekacauan di Roma tahun 1527.
Tahun 1650 universitas ini mulai dikenal dengan nama SAPIENZA yang berarti KEARIFAN, kemudian Paus Clement XI membeli dan memperluas La Sapienza dan mendirikan Botanical Garden (Kebun Raya). Tahun 1870 La Sapienza dikukuhkan sebagai Universitas dari Ibukota Italia , Roma. Tahun 1935, kampus baru Universitas yang didesain Marcello Piacentini berhasil diselesaikan, sejak tahun itulah La Sapienza University tidak lagi berada dibawah Ke Paus an, tetapi berada dibawah Pemerintah Italia.
Saat ini pada tahun akademik 2007-2008, Sapienza University of Rome memiliki 21 Fakultas dengan 140.00.000 mahasiswa. dan menjadi Universitas terbesar di Roma. selain memiliki kampus pusat di Citta universitaria seluas 439 hektar, Sapienza juga memiliki kampus satelit di Civitavecchia, Latina, Pomezia dan Rieti. Universitas ini juga memiliki program bea siswa terbesar untuk MULTICULTURAL EXCHANGE PROGRAM.




admin is
Email this author | All posts by admin



terima kasih dan sukses juga buat STSI Bandung