Konser Menembus Batas
By dina • Aug 25th, 2006 • Category: newsMusik telah menjadi baian dari hidup manusia yang bersifat universal tanpa mengenal ras, agama maupun golongan. Musik adalah bentuk ekspresi perasaan dan lahir diantaranya karena adanya dorongan spiritualist sehingga mampu melahirkan bait-bait menggetarkan. Musik yang lahir karena pengalaman bathin akan memberikan pencerahan spiritual pendengarnya. (Ary Ginanjar Agustian - ESQ Leadership Center)
Pada konser yang didukung 99 musisi orkestra dan 66 paduan suara itu, Dwiki yang sekaligus menjadi konduktor mengundang dan berkolaborasi dengan grup nasyid Raihan dari Malaysia, Opick, Melly Goeslaw, Candil dan Sirieus Band, Ita Purnamasari, Amanda, Aning Katamsi, Sam Bimbo, Nasyid Snada, Penyanyi Aceh Rafly serta penampilan istimewa dari Steve ‘Hassan’ Thornton seorang pemain perkusi asal New York yang kini bermukim di Kuala Lumpur. Juga tampil ekonom Anggito Abimanyu. Para Musisi orkestra sejumlah 64 orang adalah mahasiswa ISI Jogya sisanya 35 orang musisi muda dari Jakarta. Paduan Suara diperkuat oleh PSM Unpad Bandung, PS Farabi serta PS ESQ.
Spiritualis Ary Ginanjar Agustian membuka acara dengan uraian hikmah, begitu pula saat menutup Konser Menembus Batas dimana uraian hikmahnya begitu menyentuh dan membuat sebagian besar pemirsa tertunduk dan tersungkur mengucap kebesaran Illahi. Baru Kali ini lagu-lagu religius ditampilkan dengan kemasan yang ‘grande’ dengan tata musik, tata panggung serta tata suara dan cahaya yang begitu apik membuat suasana konser begitu memberikan kesan yang mendalam dengan pencapaian musikal yang maksimal.
Dwiki tidak sendiri dalam mengaransemen dan mengorkestrasi repertoarnya, ia mengajak serta Singgih Sanjaya, Addie MS, Joko S Lemazh, Siswanto, Sapta Kisvara serta Onny Krisnerwinto. Acara ini juga disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi Indosiar dan rencananya akan ditayangkan ulang kembali pada saat Hari Raya Iedul Fitri yang akan datang di Indosiar dan di TV3 Malaysia. Sekitar 3000 penonton memadati Plennary Hall dan sebagian dari mereka adalah alumni ESQ Leadership Center. Hadir pada acara ini tokoh-tokoh masyarakat seperti Dr Didin Hafidudhin, Ketua MPR Dr Hidayat Nurwahid, Agum Gumelar, Prof Komarudin Hidayat, Prof Gunawan Sumodiningrat, Kapolri Jendral Sutanto, Tokoh HAM Bambang Soeharto, Ir Azwar Anas, juga tampak hadir promotor Adrie Subono dan seniman Taufik Ismail, Elfa Secioria, Addie MS, Tammam Hoessein serta Lenny Marlina dan lain-lain.
Dwiki membuka Konser dengan komposisi instrumental ‘Big Bang’ yang dipadukan dengan multimedia tentang penciptaan alam. selanjutnya mengalir Yaa Robbana (Rafly), ‘Hanya PadaMu’ (Snada),Kepada Kesangsian (Aning Katamsi), Alhamdulillah (Opick&Amanda),Sajadah Panjang(Bimbo) ,Damai BersamaMu (Anggito Abimanyu) serta nomor instrumental lainnya karya Dwiki ‘Journey’ yang diaransemen oleh Addie MS.
Setelah membawakan karyanya ‘The Spirit of Peace’ yang menampilkan permainan rancak perkusi dari Steve ‘Hasan’ Thornton Dwiki memberikan kejutan dengan bermain piano dan membawakan lagu karya Rafly yang berbahasa Aceh ‘Meukeondroe’. nomor ini menjadi sangat menarik karena sangat menghentak dan penuh improvisasi tapi tetap memberikan kesan spiritual yang mendalam. Kejutan lainnya diberikan oleh Sirieus Band yang membawakan lagu Keagungan Tuhan dengan gaya Rock. Melly Goeslaw muncul dengan lagu Bunda dilanjutkan berduet dengan Opick dalam karya hits terbaru mereka Takdir. Tidak ketinggalan Ita Purnamasari penuh penghayatan membawakan Dengan Menyebut Nama Allah karya Dwiki/AGS Dipayana. Raihan menutup pagelaran dengan membawakan Damba CintaMu dan Cahaya Shalawat.
Konser Menembus Batas meramu berbagai jenis musik secara indah dalam kemasan orkestra yang megah. Penonton pulang dengan pencerahan setelah menikmati alunan musik dan syair-syair yang indah.(MB Team/Doc MusiKita)
dina is
Email this author | All posts by dina



